Tampilkan postingan dengan label TEKNOLOGI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TEKNOLOGI. Tampilkan semua postingan
Teknologi alat-alat pertanian tidak hanya dibutuhkan, digunakan oleh industri pertanian besar melainkan juga pada level petani gurem.
Helianti Hilman, Direktur Eksekutif Kampung Kearifan Indonesia menyoroti soal penerapan teknologi di kalangan akar rumput ini dalam forum "Voice of Industry" yang menjadi salah satu rangkaian pembukaan LIPI Expo 2011, Senin (7/11) kemarin di Bidakara, Jakarta Selatan.
LIPI Expo 2011 digelar 7-9 November dengan tema-tema penelitian seputar keanekaragaman hayati untuk pembangunan pangan, obat-obatan, dan kesehatan.
Helianti Hilman, Direktur Eksekutif Kampung Kearifan Indonesia menyoroti soal penerapan teknologi di kalangan akar rumput ini dalam forum "Voice of Industry" yang menjadi salah satu rangkaian pembukaan LIPI Expo 2011, Senin (7/11) kemarin di Bidakara, Jakarta Selatan.
LIPI Expo 2011 digelar 7-9 November dengan tema-tema penelitian seputar keanekaragaman hayati untuk pembangunan pangan, obat-obatan, dan kesehatan.
Jamur cendawan banyak ditemukan di taman, di langit-langit yang lembab, di balik lemari es, bahkan di banyak tempat lain. Ia mampu menyebar luas karena punya fleksibilitas yang tinggi. Dan ternyata, mereka juga sangat bermanfaat bagi pepohonan.
Teknologi pengenalan wicara atau speech recognition mulai dipergunakan dalam sidang dan rapat di berbagai lembaga tinggi Indonesia. Teknologi ini memungkinkan setiap pembicaraan pada proses jalannya sidang dicatat dan dikopi secara otomatis.
Teknologi pengenalan wicara dibagi menjadi dua jenis berdasarkan jumlah kosakatanya. Jenis yang menampung lebih banyak kosakata mempunyai tingkat akurasi cukup tinggi, yaitu 85 persen.
Teknologi pengenalan wicara dibagi menjadi dua jenis berdasarkan jumlah kosakatanya. Jenis yang menampung lebih banyak kosakata mempunyai tingkat akurasi cukup tinggi, yaitu 85 persen.
Menteri Lingkungan Hidup Balthasar Kambuaya menegaskan bahwa Indonesia akan berkomitmen menuju konsumsi dan produksi berkelanjutan. Komitmen ini merupakan upaya pengurangan dampak negatif lingkungan yang berkenaan dengan kegiatan produksi dan konsumsi masyarakat setiap harinya.
Pernyataan ini disampaikan Menteri ketika membuka Konferensi ke-10 Asia Pasific Roundtable for Sustainable Consumption and Production (APRSCP) di Yogyakarta dari tanggal 9-11 November 2011. "Indonesia sebagai tuan rumah ingin mengkaji dan belajar tentang kegiatan penerapan sustainable consumption and production di kawasan Asia Pasifik," katanya.
Pernyataan ini disampaikan Menteri ketika membuka Konferensi ke-10 Asia Pasific Roundtable for Sustainable Consumption and Production (APRSCP) di Yogyakarta dari tanggal 9-11 November 2011. "Indonesia sebagai tuan rumah ingin mengkaji dan belajar tentang kegiatan penerapan sustainable consumption and production di kawasan Asia Pasifik," katanya.
Peneliti dari Fakultas Kedokteran UGM, mempelajari akar pasak bumi untuk dijadikan obat anti malaria. Penelitian yang sudah berlangsung selama 10 tahun ini tengah dilakukan uji coba pada tubuh manusia.
“Masih dibuktikan keefektifan dan keamanan obatnya,” pungkas Dr. Eti Nurwening Sholikhah, salah satu peneliti.
Rencananya penelitian ini akan dipaparkan dalam simposium internasional tentang perkembangan mutakhir pengobatan biomedis dari molekuler hingga aplikasi, pada 17-18 November di Auditorium FK UGM. Simposium akan dihadiri 51 peneliti dari bidang ilmu kedokteran, biologi, material dan informasi dari beberapa negara di antaranya Indonesia, Jepang, Malaysia dan Perancis.
"Simposium ini adalah sebagai ajang tukar pengalaman namun juga bertujuan untuk memperkuat jaringan penelitian dan kolaborasi," katanya.
“Masih dibuktikan keefektifan dan keamanan obatnya,” pungkas Dr. Eti Nurwening Sholikhah, salah satu peneliti.
Rencananya penelitian ini akan dipaparkan dalam simposium internasional tentang perkembangan mutakhir pengobatan biomedis dari molekuler hingga aplikasi, pada 17-18 November di Auditorium FK UGM. Simposium akan dihadiri 51 peneliti dari bidang ilmu kedokteran, biologi, material dan informasi dari beberapa negara di antaranya Indonesia, Jepang, Malaysia dan Perancis.
"Simposium ini adalah sebagai ajang tukar pengalaman namun juga bertujuan untuk memperkuat jaringan penelitian dan kolaborasi," katanya.
Langganan:
Postingan (Atom)
