Cerita yang bagus sekali, Nampak jelas Perbedaan antara kita seorang muslim yang dilahirkan dari keluarga muslim dengan seorang mualaf.
Pengenalan kita (muslim yang dilahirkan) terhadap Agama sangatlah kurang di banding mereka (Mualaf). Mereka mengenal Islam melalui tahapan: Mukmin (Beriman /Keyakinan terhadap Agama dan keesaan Allah secara totalitas), Kemudian Muslim (Orang yang melaksanakan syariat Islam) dan Muksin (orang yang mengamalkan keimanan dan sariat dalam kehidupan sehari-hari) sehingga mereka mampu menerapkan keimanan, syariat dan amalan dalam hati dengan penuh kepasrahan, sehingga mereka benar2 memahami nilai Islam sebagai Agama Kasih Untuk Semesta Alam.
Kita (Muslim yang dilahirkan), umumnya hanya masih terperangkap dalam tataran menjalankan Syariat seorang muslim, dan sedikit memahami masalah keimanan (Mukmin), apalagi untuk mengamalkan( Muksin), maka jelaslah hal ini membuat kita mudah sekali menyikapi venomena sepele, yang sebenarnya tak perlu di perdebatkan yang berujung pada perpecahan, Seorang muslim yang kurang memahami masalah keimanan, umumnya terjerat pada tindakan-tindakan yang salah, seperti Korupsi, Teroris, atau kejahatan-kejahatan lain yang menjadikan Islam Sebagai Kasih semesta Alam tak memiliki nilai yang sebenarnya.
Pengenalan kita (muslim yang dilahirkan) terhadap Agama sangatlah kurang di banding mereka (Mualaf). Mereka mengenal Islam melalui tahapan: Mukmin (Beriman /Keyakinan terhadap Agama dan keesaan Allah secara totalitas), Kemudian Muslim (Orang yang melaksanakan syariat Islam) dan Muksin (orang yang mengamalkan keimanan dan sariat dalam kehidupan sehari-hari) sehingga mereka mampu menerapkan keimanan, syariat dan amalan dalam hati dengan penuh kepasrahan, sehingga mereka benar2 memahami nilai Islam sebagai Agama Kasih Untuk Semesta Alam.
Kita (Muslim yang dilahirkan), umumnya hanya masih terperangkap dalam tataran menjalankan Syariat seorang muslim, dan sedikit memahami masalah keimanan (Mukmin), apalagi untuk mengamalkan( Muksin), maka jelaslah hal ini membuat kita mudah sekali menyikapi venomena sepele, yang sebenarnya tak perlu di perdebatkan yang berujung pada perpecahan, Seorang muslim yang kurang memahami masalah keimanan, umumnya terjerat pada tindakan-tindakan yang salah, seperti Korupsi, Teroris, atau kejahatan-kejahatan lain yang menjadikan Islam Sebagai Kasih semesta Alam tak memiliki nilai yang sebenarnya.
