Tampilkan postingan dengan label SAINS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SAINS. Tampilkan semua postingan
Jamur cendawan banyak ditemukan di taman, di langit-langit yang lembab, di balik lemari es, bahkan di banyak tempat lain. Ia mampu menyebar luas karena punya fleksibilitas yang tinggi. Dan ternyata, mereka juga sangat bermanfaat bagi pepohonan.
Teknologi pengenalan wicara atau speech recognition mulai dipergunakan dalam sidang dan rapat di berbagai lembaga tinggi Indonesia. Teknologi ini memungkinkan setiap pembicaraan pada proses jalannya sidang dicatat dan dikopi secara otomatis.
Teknologi pengenalan wicara dibagi menjadi dua jenis berdasarkan jumlah kosakatanya. Jenis yang menampung lebih banyak kosakata mempunyai tingkat akurasi cukup tinggi, yaitu 85 persen.
Teknologi pengenalan wicara dibagi menjadi dua jenis berdasarkan jumlah kosakatanya. Jenis yang menampung lebih banyak kosakata mempunyai tingkat akurasi cukup tinggi, yaitu 85 persen.
Peneliti dari Fakultas Kedokteran UGM, mempelajari akar pasak bumi untuk dijadikan obat anti malaria. Penelitian yang sudah berlangsung selama 10 tahun ini tengah dilakukan uji coba pada tubuh manusia.
“Masih dibuktikan keefektifan dan keamanan obatnya,” pungkas Dr. Eti Nurwening Sholikhah, salah satu peneliti.
Rencananya penelitian ini akan dipaparkan dalam simposium internasional tentang perkembangan mutakhir pengobatan biomedis dari molekuler hingga aplikasi, pada 17-18 November di Auditorium FK UGM. Simposium akan dihadiri 51 peneliti dari bidang ilmu kedokteran, biologi, material dan informasi dari beberapa negara di antaranya Indonesia, Jepang, Malaysia dan Perancis.
"Simposium ini adalah sebagai ajang tukar pengalaman namun juga bertujuan untuk memperkuat jaringan penelitian dan kolaborasi," katanya.
“Masih dibuktikan keefektifan dan keamanan obatnya,” pungkas Dr. Eti Nurwening Sholikhah, salah satu peneliti.
Rencananya penelitian ini akan dipaparkan dalam simposium internasional tentang perkembangan mutakhir pengobatan biomedis dari molekuler hingga aplikasi, pada 17-18 November di Auditorium FK UGM. Simposium akan dihadiri 51 peneliti dari bidang ilmu kedokteran, biologi, material dan informasi dari beberapa negara di antaranya Indonesia, Jepang, Malaysia dan Perancis.
"Simposium ini adalah sebagai ajang tukar pengalaman namun juga bertujuan untuk memperkuat jaringan penelitian dan kolaborasi," katanya.
Langganan:
Postingan (Atom)
